Objek wisata
Pelabuhan dan pantai selatan
Kehidupan di Gili Air berawal di pelabuhan kecil di sisi selatan: kapal dari Lombok menurunkan segala macam barang dari sayuran sampai semen, nelayan memperbaiki jaring, wisatawan melangkah ke darat. Jalan kecil yang mengarah ke timur dari sini adalah jalan utama pulau, dengan kafe, dive center, dan toko-toko kecil.
ℹ️ Gratis, selalu buka. Paling ramai saat perahu umum tiba di pagi hari.
Terumbu pantai timur
Paparan karang dangkal membentang di sepanjang pantai timur dan menurun curam 50–100 meter dari pantai. Penyu mencari makan di sepanjang tepinya, dan ada ikan kakatua, ikan angelfish, serta sesekali hiu karang. Masuklah ke air di arah timur laut, hanyut ke selatan mengikuti arus yang biasa, dan naik di dekat restoran.
ℹ️ Gratis; perlengkapan disewakan di sepanjang pantai. Paling baik saat air setengah pasang sampai pasang — paparannya terlalu dangkal saat surut. Pakai sepatu karang untuk beberapa meter pertama.
Pantai barat saat sunset
Matahari terbenam di balik Gili Meno, Gili Trawangan, dan, pada sore yang cerah, Gunung Agung di Bali. Sederet bar sederhana menggelar beanbag dan menyalakan api unggun di atas pasir. Saat air surut, rataan terumbu tersingkap menjadi gundukan dan kolam-kolam yang berubah warna menjadi perak dan jingga.
ℹ️ Gratis. 15–20 menit jalan kaki dari pelabuhan; bawa senter untuk pulang, karena sebagian jalurnya tidak berlampu.
Jalur keliling pulau
Jalan pesisirnya sekitar lima kilometer sekali putar. Sisi timur dan selatan padat; beberapa ruas di utara dan barat berpasir dalam, jadi pejalan kaki lebih enak daripada pesepeda. Berjalanlah searah jarum jam di pagi hari untuk mendapat teduh di sisi timur, atau berlawanan arah jarum jam di sore hari supaya berakhir dengan sunset.
ℹ️ Gratis. Sekitar 1,5 jam jalan kaki. Sewa sepeda banyak tersedia kalau Anda lebih suka mengayuh dan menuntun.
Pedalaman kampung
Belok ke pedalaman dari titik mana pun di pesisir dan dalam dua menit Anda sudah berada di antara pohon kelapa, petak sayuran, sapi yang merumput, dan pekarangan rumah keluarga. Inilah pusat pulau yang sesungguhnya, dengan masjid dan sekolahnya, dan alasan mengapa Air terasa seperti tempat orang tinggal, bukan sebuah resor.
ℹ️ Gratis. Berpakaianlah sopan, sapa warga, dan minta izin sebelum memotret siapa pun.
Titik-titik selam
Han’s Reef, di lepas timur laut, adalah lereng pasir landai yang terkenal dengan makhluk-makhluk kecilnya — frogfish, ghost pipefish, kuda laut — dan ideal untuk latihan. Air Wall di sisi barat punya karang lunak dan penyu. Kapal juga mencapai setiap titik selam di sekitar Meno dan Trawangan dalam 10–25 menit.
ℹ️ Ada beberapa dive center dan sekolah freediving di pulau ini; dua atau tiga kapal sehari. Harga disepakati se-pulau, jadi pilihlah berdasarkan ukuran grup dan instrukturnya.
Matahari terbit di atas Rinjani
Dari pantai timur laut, matahari terbit persis di balik gunung berapi Lombok setinggi 3.726 meter itu. Pada musim kemarau udaranya cukup jernih untuk melihat seluruh massif berubah dari kelabu menjadi merah muda sementara perahu-perahu nelayan berangkat melintasi air yang datar.
ℹ️ Gratis. Matahari terbit sekitar pukul 06.00–06.30 sepanjang tahun. Awan biasanya mulai menumpuk di atas gunung menjelang tengah pagi.
