Musim demi musim
Musim kemarau (Mei–Oktober)
Langit cerah, kelembapan rendah, dan nyaris tanpa hujan dari Juni sampai September. Inilah waktu terbaik untuk jarak pandang di bawah air dan untuk pemandangan sunset ke Gunung Agung. Juli dan Agustus adalah minggu-minggu paling ramai dan paling mahal sepanjang tahun; Mei, Juni, dan September memberi cuaca yang sama dengan lebih sedikit orang.
Musim hujan (November–April)
Lebih panas, lebih gerah, dan lebih hijau, dengan hujan lebat yang biasanya reda dalam satu atau dua jam — meski Januari dan Februari bisa membawa hari-hari yang kelabu seharian. Harga turun, pulau sepi di luar puncak Natal–Tahun Baru, dan kegiatan diving tetap berjalan.
Kondisi laut & penyeberangan
Fast boat dari Bali paling sering dibatalkan antara Desember dan Februari, ketika angin muson barat mendorong gelombang ke Selat Lombok, dan sesekali pada hari-hari yang sangat berangin di bulan Juli dan Agustus. Penyeberangan pendek dari Lombok jauh lebih sedikit terpengaruh. Suhu laut bertahan di kisaran 27–30°C sepanjang tahun.
Bulan demi bulan
| Bulan | Rata-rata tertinggi | Rata-rata terendah | Curah hujan | Keramaian |
|---|---|---|---|---|
| Januari | 31°C | 24°C | 230 mm | Ramai |
| Februari | 31°C | 24°C | 210 mm | Sepi |
| Maret | 31°C | 24°C | 170 mm | Sepi |
| April | 32°C | 24°C | 100 mm | Ramai |
| Mei | 31°C | 23°C | 70 mm | Ramai |
| Juni | 31°C | 23°C | 40 mm | Ramai |
| Juli | 30°C | 22°C | 25 mm | Sangat ramai |
| Agustus | 30°C | 22°C | 15 mm | Sangat ramai |
| September | 31°C | 23°C | 30 mm | Ramai |
| Oktober | 32°C | 24°C | 90 mm | Ramai |
| November | 32°C | 24°C | 170 mm | Sepi |
| Desember | 31°C | 24°C | 220 mm | Sangat ramai |
Suhu dan curah hujan adalah rata-rata jangka panjang untuk kawasan ini, dibulatkan dan bersifat perkiraan; tiap tahun bisa berbeda, dan pulau-pulaunya sendiri tidak memiliki stasiun cuaca dengan catatan jangka panjang.
Festival & acara
- Ramadan (tanggalnya maju sekitar sebelas hari setiap tahun): pulau tetap buka dan restoran wisata melayani seperti biasa, tetapi musik pesta dikurangi dan sopan rasanya untuk tidak makan atau minum di gang-gang kampung pada siang hari.
- Idulfitri (Lebaran): akhir Ramadan mendatangkan wisatawan Indonesia yang berlibur, kapal yang lebih penuh, dan beberapa usaha lokal yang tutup selama beberapa hari.
- Nyepi, Hari Raya Sunyi di Bali (biasanya Maret): tidak dirayakan di Gili, tetapi tidak ada kapal atau penerbangan yang berangkat dari Bali selama 24 jam, dan banyak wisatawan menyeberang sebelumnya. Pesanlah lebih awal di sekitar tanggal itu.
- Hari Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus): upacara bendera, lomba, dan permainan di kampung, tepat di tengah musim ramai.
- Natal dan Tahun Baru: pekan pesta terbesar di pulau ini, dengan kembang api di pantai dan harga puncak.
Saran kami
Untuk keseimbangan terbaik antara cuaca, harga, dan kelegaan, datanglah pada Mei, Juni, atau September. Kalau Anda hanya bisa bepergian pada Juli atau Agustus, pesan kapal dan kamar jauh-jauh hari dan menginaplah di utara atau barat pelabuhan. Pada musim hujan, jaga agar penyeberangan Bali–Gili Anda tetap fleksibel dan jangan pernah menjadwalkannya pada hari penerbangan jarak jauh. Lihat panduan kapan pergi untuk seluruh kawasan untuk gambaran bulan demi bulan.
